Text
Bumi Cinta
“Setiap kali teringat oleh wajah-wajah cantik itu, ia segera beristighfar berulang kali. Bahkan lebih dari 70 kali. Saat beristighfar, Ayyas teringat pesan Kiain Lukman Hakim ketika di Pesantren Magelang. “Ingatlah Nak, kecantikan wanita itu yang jadi sebab para santri dan satria agung batal bertapanya!”
Ayyas harus melakukan sebuah penelitian di negeri yang paling menjunjung tinggi seks bebas, Rusia. Ia harus berjuang mempertahankan keimanan, keyakinan, dan akidahnya. Saat itu Moskwa sedang dalam keadaan musim dingin. Tanpa Ayyas duga, ia dikejutkan dengan sebuah kenyataan bahwa dirinya harus satu apartemen dengan wanita-wanita Rusia yang berparas sangat cantik. Sejak saat inilah perjalanan hidup Ayyas dipenuhi dengan banyak godaan.
Lantas, bagaimanakah cara Ayyas mempertahankan keimanan di tengah gempuran godaan iman yang luar biasa?
No other version available